SUMEDANG--Ada pemandangan lain saat kelulusan Madrasah Aliyah Plus Al Munir Sumedang, Kamis (3/5) kemarin.
Pasalnya, di saat para pelajar SMA/SMK/MA sederajat lainnya merayakan kelulusan dengan konvoi sepeda motor dan aksi corat-coret seragam, para pelajar MA Plus Al Munir sebaliknya.
Kepala MA Plus Al Munir Sumedang H Budiman, SPd, M.M.Pd mengatakan pihak sekolah mengimbau kepada seluruh siswa untuk tidak merayakan kelulusannya dengan kegiatan hura-hura.
"Kami menyerukan kepada para pelajar untuk tidak melakukan aksi-aksi yang kurang mencerminkan seorang yang terpelajar, dengan kegiatan sia-sia seperti kebut-kebutan dan corat-coret seragam," ujarnya kemarin.
Untuk itu, pihak sekolah lanjut Budiman secara sengaja melakukan pengumuman kelulusan pada pukul 14.00 siang.
"Kalau sekolah lain dari pagi melakukan pengumuman kelulusan, kami sengaja memilih agak siang pada pukul 14.00 untuk tidak memberikan waktu kepada para lulusan melakukan perayaan kelulusan dengan aksi hura-hura," ungkap Budiman.
Bahkan sebelum dilakukan pengumuman kelulusan, para pelajar diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga tingkah laku dan perbuatan di tengah-tengah masyarakat.
"Karena memang ada predikat madrasah aliyah tadi, tentunya para pelajar harus menjaga predikat tersebut agar senantiasa mencerminkan pelajar yang memiliki akhlakul karimah yang baik di tengah masyarakat, dengan tidak melakukan aksi hura-hura atau bahkan mengarah kriminal," tandasnya lagi.(adm)


