Wednesday, January 29, 2020

PEMBINAAN GURU: Pengawas Madrasah Kemenag Sumedang Drs. H. Abdul Ajid,M.Ag saat menyampaikan materi dalam kegiatan pembinaan bagi guru-guru MA Plus Al Munir Sumedang, Rabu (29/1/2020)
SUMEDANG--Peranan guru dalam memajukan pendidikan madrasah sangat besar. Sebab baik buruknya pendidikan di madrasah juga ikut ditentukan baik buruknya kualitas guru madrasah itu sendiri.

Demikian disampaikan Pengawas Madrasah  dari Kementerian Agama Kabupaten Sumedang Drs. H Abdul Ajid, M.Ag saat memberikan materi dalam kegiatan pembinaan bersama guru-guru MA Plus Al Munir Sumedang Desa Baginda Kecamatan Sumedang Selatan, Rabu (29/1/2020) di Aula MA Plus Al Munir Lantai 2. 

"Untuk itu penting sekali kembali mengingatkan komitmen dari para guru, sehingga mempunya rasa memiliki yang tinggi sebagai bagian dari madrasah. Memiliki komitmen yang tinggi juga akan muncul jika masing-masing dari guru sudah sepenuhnya mengenal diri kita sendiri sebagai guru," ujar H Ajid.

Untuk menjadi madrasah yang berkualitas selain harus mampu memunculkan segala keunggulan-keunggulan madrasah itu sendiri, perlu juga sebuah madrasah itu memenuhi kriteria madrasah berkualitas.

"Beberapa kriteria madrasah berkualitas itu harus memenuhi tiga aspek yang seluruhnya sudah baik mulai dari aspek penampilan madrasah, pelayanan madrasah, dan prestasi madrasah. Jika semua aspek itu sudah dalam kategori baik atau bahkan sangat baik berarti sudah bisa dikatakan madrasah berkualitas atau unggul," tandas H Ajid.

Beberapa hal dalam aspek penampilan madrasah yang sering kali terlupakan adalah menempelkan kata-kata bijak atau mutiara di dinding-dinding kelas. "Fungsi kata-kata ini yang memenuhi aspek penampilan madrasah bisa menjadi motivasi baik bagi guru maupun siswa, maka daripada dinding itu kosong silakan tempeli dengan kata-kata bijak," sarannya.

Untuk memenuhi tantangan zaman saat ini yang memasuki globalisasi dan mengarah ke era disrupsi, madrasah juga harus memperhatikan aspek peserta didik yang memiliki empat kompetensi, pelajar yang mampu berdaya saing tinggi berakhlak dan relegius, serta mampu membentengi moral generasi bangsa dari pengaruh dampak negatif globalisasi.

"Empat kompetensi pelajar madrasah yang harus dikembangkan adalah sikap berpikir kritis, kreatif, komunikatif dan mampu berkolaborasi. Empat kompetensi itu harus dikembangkan di dalam pembelajaran kepada siswa madrasah," sebutnya. 

Termasuk bagi para guru juga harus mampu adaptif dengan kemajuan zaman yang serba digital sekarang ini. "Dari sekarang cobalah jika seluruh siswanya sudah menggunakan ponsel pintar guru bisa melaksanakan tes harian dengan memanfaatkan ponsel pintar itu dengan bantuan aplikasi khusus, sehingga nilai harian siswa terpantau dengan baik dan efektif serta efesien tidak lagi banyak menggunakan kertas," saran H Ajid.
Diungkapkannya pula untuk meningkatkan daya saing, Menteri Agama RI sudah menyarankan agar madrasah aliyah bisa memberikan pelajaran Bahasa Mandarin. 

"Meskipun sekarang baru maish sebatas imbauan Menteri Agama, karena memang didasari dari tuntutan zaman sekarang ini," ungkapnya.(adm)

Friday, December 20, 2019

 
Lima pelajar MA Plus Al Munir peraih peringkat satu menerima beasiswa pendidikan


SUMEDANG--Raut wajah harap-harap cemas tampak jelas dari ratusan pelajar Madrasah Aliyah (MA) Plus Al Munir Sumedang. Pasalnya, pada Jum'at (20/12/2019) pagi itu mereka akan menerima rapor hasil belajar semester 1. Setelah sebelumnya para pelajar ini mengikuti penilaian akhir semester (PAS).

Kepala MA Plus Al Munir Sumedang H Budiman, S.Pd, M.M.Pd berpesan kepada seluruh pelajar untuk meningkatkan prestasi. "Dalam kegiatan pembagian rapor ini sengaja dilakukan di lapang upacara agar seluruh kelas dari X sampai XII mengetahui siapa saja di masing-masing kelasnya yang berprestasi agar menjadi motivasi bagi yang lainnya," ujar H Budiman di hadapan pelajar dan para guru.

Kepala MA Plus Al Munir Sumedang H Budiman, S.Pd, M.M.Pd (kanan) menyampaikan arahannya

Dalam pembagian rapor itu juga sebagai bentuk apresiasi MA Plus Al Munir kepada para pelajar yang meraih peringkat pertama mendapatkan beasiswa pendidikan senilai Rp 300.000. "Jangan dilihat nilainya tetapi jadikan bentuk apresiasi ini sebagai pemacu kalian untuk terus meningkatkan prestasi dengan cara terus giat belajar dan semangat ke madrasah," pesan H Budiman.

Sebagaimana dilakukan setiap pembagian rapor, pihak madrasah pun turut serta mengundang para orang tua siswa untuk mengikuti rapat bersama kepala madrasah dan komite. Dalam rapat itu, Kepala Madrasah menyampaikan secara umum laporan kegiatan belajar para siswa selama satu semester. Tidak lupa pula Kepala Madrasah meminta dukungan para orang tua untuk ikut terlibat dalam proses pendidikan yang berkelanjutan.

Wakamad Kurikulum Ani Nuraeni, S.Pd menyampaikan arahannya (kanan)

"Kami menyadari waktu belajar di madrasah terbatas, untuk itu kembali kami meminta peran serta orang tua agar ikut membantu kami terutama dalam mengingatkan belajar di rumah. Seberapa pun bentuknya jika ada perhatian orang tua kami yakin prestasi belajar siswa pun akan meningkat begitu pun dengan semangat belajar mereka setiap harinya harus didukung pula," jelasnya. (adm)

Tuesday, October 22, 2019



Al-MUNIR NEWS--Seluruh pelajar MA Plus Al Munir Sumedang kompak mengenakan seragam khas santri. Pelajar laki-laki memakai peci, koko, dan sarung. Sementara pelajar perempuan mengenakan gamis lengkap dengan kerudungnya.

Tidak terkecuali dengan jajaran guru dan staf TU semua mengenakan pakaian khas santri. Usut punya usut menurut Kepala MA Plus Al Munir Sumedang H Budiman, S.Pd., M.M, hal itu dilakukan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2019 yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober.

"Sengaja pihak madrasah menginstruksikan para guru, TU dan juga para siswa setiap bertepatan dengan Hari Santri Nasional harus mengenakan pakaian khas para santri saat di pesantren," ujar H Budiman usai memimpin upacara bendera peringatan HSN, Selasa (22/10/2019).

Dijelaskannya, Hari Santri Nasional harus dijadikan momentum bagi para pelajar MA Plus Al Munir agar bisa meneladani semangat juang para pahlawan bangsa saat merebut kemerdekaan dari Belanda.

Kalender Pendidikan

01 Januari 2020    Tahun Baru Masehi
02 Januari 2020    Awal Semester Genap
25 Februari 2019 Tahun Baru Imlek
22 Maret 2020    Peringatan Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW
25 Maret 2020    Hari Raya Nyepi
10 April 2020    Wafat Isa Al-Masih
01 Mei 2020    Hari Buruh
07 Mei 2020    Hari raya Waisak
21 Mei 2020    Kanaikan Isa Al-Masih
24-25 Mei 2020    Hari Raya Idul Fitri 1441 H
2-13 Juni 2020    Ujian Semester Genap (akhir tahun)
20 Juni 2020    Pembagian Rapor Semester Genap
22 Juni 2020-11 Juli 2020    Libur Akhir Tahun Pelajaran

PRINCIPAL

H. BUDIMAN, S.Pd.., M.M.Pd
(Kepala Madrasah)
Baca Sambutan 

Kabar Al Munir

Site Map